SEMARANG,FaktaKuat.com — Aparat kepolisian dari Polrestabes Semarang tengah memburu pelaku pembacokan terhadap seorang wanita berinisial YH (30), yang terjadi di wilayah Semarang Timur, Minggu (5/4) pagi.
Peristiwa tersebut bermula saat korban berupaya menolong rekannya, ACH (31), yang menjadi target aksi penjambretan di depan rumah korban.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang, Andika Dharma Sena, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku.
“Anggota masih melakukan penyelidikan dan pelacakan terhadap pelaku,” ujar Andika melalui pesan singkat, Senin (6/4).
Menurut dia, polisi telah mengamankan sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian untuk dianalisis lebih lanjut.
“Rekaman CCTV sedang dianalisis untuk mengidentifikasi pelaku,” katanya.
Berdasarkan informasi awal, pelaku sempat meminta barang milik korban dan melakukan tindakan kekerasan menggunakan senjata tajam. Akibatnya, korban YH mengalami luka serius berupa sejumlah sayatan di bagian wajah.
“Informasi sementara korban mengalami sekitar 17 luka sayatan. Namun hal itu masih menunggu kepastian hasil visum,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Semarang Timur, Andy, menjelaskan kejadian bermula sekitar pukul 06.45 WIB saat ACH menjemput YH untuk berangkat ke gereja.
Saat menunggu di depan rumah, ACH didatangi dua orang tak dikenal yang langsung meminta secara paksa barang berharga miliknya, seperti dompet dan telepon seluler.
“Korban sempat menyerahkan dompetnya. Namun YH yang melihat kejadian itu mencoba membantu rekannya,” ujar Andy.
Upaya tersebut justru membuat YH menjadi sasaran kekerasan. Ia terkena sabetan senjata tajam di bagian pelipis hingga pipi.
Setelah melukai korban, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Akibat luka yang diderita, YH kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila mengetahui informasi terkait keberadaan pelaku.
Editor: Adhi W.
Wartawan: (Wisnu Aji).













