SAMARINDA – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Polda Kalimantan Timur secara resmi menyelenggarakan Kejuaraan Judo Kapolri Cup Tahun 2026. Ajang bergengsi ini berlangsung pada tanggal 15 hingga 20 Mei 2026 di Gedung Olahraga Segiri, Samarinda, dan menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam memajukan prestasi olahraga, mempererat ikatan solidaritas, serta menjaring bibit-bibit atlet berpotensi unggul, baik dari lingkungan internal Polri maupun masyarakat luas.
Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan secara resmi dan berlangsung di bawah arahan langsung Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa olahraga bela diri seperti judo memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar kompetisi. Cabang olahraga ini dipandang sebagai sarana strategis pembentukan karakter, penanaman nilai kedisiplinan, serta pengembangan ketangguhan fisik dan mental yang kokoh bagi seluruh personel kepolisian, sejalan dengan tuntutan tugas dan tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Komposisi Peserta dan Kategori Pertandingan
Kejuaraan tahun ini diikuti oleh total 595 peserta yang terdiri dari 471 atlet dan 106 ofisial serta pelatih, yang merupakan perwakilan dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Keikutsertaan peserta dibagi ke dalam dua kategori utama, dengan rincian sebagai berikut:
- Kategori Polri: Diikuti oleh 343 atlet (159 putra dan 184 putri) yang berasal dari 29 Polda jajaran, serta satuan kerja di lingkungan Mabes Polri meliputi Bareskrim Polri, Akademi Kepolisian (Akpol), SSDM, dan Sepolwan.
- Kategori Umum: Diwakili oleh 146 atlet (85 putra dan 61 putri) yang mewakili 18 Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI).
Berbagai kategori pertandingan disiapkan untuk mengakomodasi kemampuan dan spesialisasi para atlet, meliputi:
1. Perorangan dan Beregu Polri: Terdiri dari kelas berat, kelas sedang, dan kelas ringan, yang diperlombakan untuk kategori putra maupun putri.
2. Perorangan Umum: Mengacu pada pembagian kelas berat yang akan diterapkan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028, untuk kategori putra dan putri.
3. Kata Beladiri: Dipertandingkan dalam kategori khusus Polri serta kategori campuran.
Rangkaian Kegiatan
Penyelenggaraan kejuaraan ini disusun secara sistematis dengan jadwal kegiatan sebagai berikut:
- 15–16 Mei: Pelaksanaan registrasi peserta, verifikasi administrasi, rapat teknis antar tim penyelenggara dan peserta, serta penimbangan berat badan.
- 17–18 Mei: Pelaksanaan pertandingan untuk kategori Polri.
- 19 Mei: Penyelenggaraan pertandingan untuk kategori Umum.
- 20 Mei: Penyelenggaraan babak pertandingan akhir (final) serta upacara penutupan resmi kejuaraan.
Kalimantan Timur: Tuan Rumah yang Siap dan Berpotensi
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Timur, Komisaris Besar Polisi Yulianto, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kepercayaan menjadikan Kalimantan Timur sebagai tuan rumah merupakan bentuk pengakuan atas kesiapan daerah ini dari berbagai aspek. Mulai dari ketersediaan fasilitas pendukung yang memadai, jaminan keamanan yang terjaga, hingga tingginya antusiasme masyarakat dalam mendukung kegiatan olahraga.
“Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan kemenangan, melainkan sebuah wadah persaudaraan, ajang pembuktian ketangguhan fisik, serta kekuatan mental para atlet terbaik Indonesia. Kami berharap kegiatan ini turut menjadi momentum kebangkitan olahraga bela diri nasional, sekaligus menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan keunggulan daerah Kalimantan Timur ke kancah yang lebih luas,” ujar Kombes Pol Yulianto.
Seluruh rangkaian pertandingan dibuka untuk umum, mengundang masyarakat luas untuk hadir dan menyaksikan aksi para atlet, sekaligus memberikan dukungan terhadap kemajuan olahraga nasional.
Pewarta : Rogers/ Wisnu













