banner 728x250

Jalur Ungaran–Mranggen Lumpuh! Longsor 250 Meter Ancam Permukiman Warga di Kalongan

banner 468x60

Kabupaten Semarang, Jawa Tengah – Akses jalan penghubung Ungaran, Kabupaten Semarang menuju Mranggen, Kabupaten Demak terputus total akibat tanah longsor di Desa Kalongan, Kabupaten Semarang, pada Jumat (28/2/2026). Peristiwa ini kembali menjadi sorotan karena jalur vital antarkabupaten tersebut mengalami kerusakan bertahap sejak Februari 2022 hingga Februari 2026.


Longsor dipicu intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Curah hujan ekstrem menyebabkan pergerakan tanah signifikan yang berujung longsor sepanjang kurang lebih 250 meter dengan kedalaman mencapai sekitar 100 meter.

Example 300x600


Kondisi ini membuat badan jalan ambles dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Selain memutus jalur transportasi utama warga, longsor juga mengancam permukiman penduduk yang jaraknya hanya sekitar 20 meter dari titik longsoran.


Warga sekitar mengaku khawatir jika hujan deras kembali turun, pergerakan tanah bisa semakin meluas dan mendekati rumah-rumah mereka. Sejumlah warga bahkan mulai bersiap untuk mengungsi jika kondisi semakin memburuk.


Jalur Ungaran–Mranggen selama ini merupakan akses strategis yang menghubungkan aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga distribusi barang antara Kabupaten Semarang dan Kabupaten Demak. Dengan terputusnya jalur tersebut, pengguna jalan terpaksa mencari rute alternatif yang jaraknya lebih jauh dan memakan waktu tempuh lebih lama.


Pihak terkait diharapkan segera mengambil langkah cepat untuk penanganan darurat, termasuk pemasangan rambu peringatan, pengamanan lokasi, serta kajian teknis untuk perbaikan permanen guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.


Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi masih rawan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Pewarta : Tim/Red

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *