banner 728x250

Hujan Deras Picu Longsor, Petani di Wonosobo Hanyut di Sungai Bogowonto

banner 468x60

WONOSOBO – Nasib nahas menimpa seorang petani perempuan, Ibu Imbuh (42), warga Dusun Larangan, Desa Banyumudal, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, yang dilaporkan hanyut di Sungai Bogowonto pada Minggu (12/4/2026) sore.


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah setempat. Korban diketahui tengah dalam perjalanan pulang dari sawah ketika insiden terjadi.

Example 300x600


Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan bahwa berdasarkan laporan warga, korban diduga tersapu longsoran lokal yang terjadi di jalur yang dilaluinya. Kondisi jalan yang sempit dan berbahaya turut memperparah situasi.


“Korban berjalan di jalur dengan satu sisi tebing dan sisi lainnya jurang sedalam kurang lebih 20 meter yang langsung terhubung ke Sungai Bogowonto. Saat itu terjadi longsor lokal yang menyebabkan korban terpeleset dan jatuh ke sungai,” ujar Budiono.


Hingga malam hari, korban tak kunjung tiba di rumah, sehingga keluarga bersama warga setempat berinisiatif melakukan pencarian. Saat menyusuri jalur menuju sawah, warga menemukan bekas longsoran serta barang bawaan korban berupa bekal makanan.


Pencarian kemudian dilanjutkan hingga ke aliran sungai yang mulai surut. Warga kembali menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya kain dan jaket. Namun, hingga tengah malam, korban belum berhasil ditemukan.


Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak berwenang dan diteruskan ke Basarnas. Tim dari Pos SAR Wonosobo langsung diterjunkan untuk melakukan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan.


“Kami menerima laporan pagi hari dan langsung mengerahkan satu tim dari Pos SAR Wonosobo untuk melakukan pencarian bersama tim gabungan,” imbuh Budiono.


Operasi pencarian melibatkan sekitar 60 personel gabungan, dengan metode penyisiran di sepanjang aliran Sungai Bogowonto yang memiliki kontur berbatu.


Budiono menambahkan, kondisi cuaca pada hari ini terpantau cerah dan arus sungai sudah kembali normal setelah sebelumnya sempat meningkat akibat hujan deras.


“Semoga proses pencarian berjalan lancar dan korban dapat segera ditemukan,” pungkasnya.

Pewarta : Tim/ Red

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *