DEMAK, FaktaKuat.com – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Madrasah Aliyah (MA) Mabaul Ulum, Desa Tlogorejo, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menjadi sorotan sejumlah wali murid.
Program MBG yang merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto itu bertujuan meningkatkan asupan gizi peserta didik. Namun, beberapa orangtua siswa menilai menu yang diterima anak-anak mereka tidak sesuai dengan nilai anggaran yang disebut-sebut mencapai Rp15.000 per porsi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, menu yang dibagikan kepada siswa terdiri atas satu butir telur, roti, dan puding. Sejumlah wali murid memperkirakan nilai makanan tersebut jauh di bawah angka yang diinformasikan.
Salah satu wali murid berinisial War mengaku kecewa dengan kualitas dan porsi makanan yang diterima anaknya.
“Kalau dihitung-hitung, makanan ini mungkin hanya sekitar Rp5.000. Katanya dari pemerintah Rp15.000 per anak, tapi yang diterima seperti ini. Harusnya ada pengawasan agar program ini benar-benar sesuai tujuan,” ujar War saat dikonfirmasi, baru-baru ini.
Menurut dia, program yang bertujuan meningkatkan gizi siswa seharusnya dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Ia berharap ada pengawasan dari pihak eksternal guna memastikan anggaran yang dialokasikan benar-benar digunakan sebagaimana mestinya.
Sejumlah wali murid lainnya juga mempertanyakan mekanisme pengadaan dan distribusi makanan oleh pihak penyelenggara, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau pihak yang ditunjuk dalam pelaksanaan program tersebut di tingkat sekolah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah MA Mabaul Ulum Tlogorejo maupun penyelenggara program MBG di tingkat kecamatan belum memberikan keterangan resmi terkait besaran anggaran per porsi serta mekanisme pengelolaannya.
Program MBG sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sekolah. Pemerintah menekankan pentingnya pengawasan agar pelaksanaan program berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Faktakuat.com akan terus berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.
(Adhi).













