banner 728x250

Di Antara Tanah dan Api, Babinsa Menempa Harapan Menjadi Atap Negeri

banner 468x60

KEBUMEN — Pagi belum sepenuhnya terangkat ketika suara denting kerja mulai memecah sunyi Desa Somagede, Kecamatan Sempor. Di tengah denyut kegiatan TMMD Reguler ke-127, satu pemandangan sederhana namun menggetarkan hati perlahan terlukis seorang prajurit menunduk, tangannya berselimut tanah liat, menyatu dengan kerja rakyat.

Dialah Babinsa Kodim 0709/Kebumen, Serka Jaka. Hari itu, ia tidak berdiri di balik senjata, tidak pula berada di barisan upacara. Ia memilih berada di tempat paling membumi: di sisi tungku dan cetakan genteng, tempat harapan warga ditempa dari tanah sederhana.

Example 300x600

Dengan gerak telaten, Serka Jaka membantu warga mencetak genteng satu per satu. Jemarinya menekan tanah liat yang lembek, membentuknya perlahan, seolah sedang menata masa depan yang lebih teduh bagi rumah-rumah di desa itu. Di antara debu yang beterbangan dan panas tungku yang menyengat, ia hadir bukan sebagai tamu—melainkan sebagai saudara yang bekerja dalam senyap.

Setiap cetakan yang terangkat membawa makna. Tanah yang semula tak berbentuk kini menjelma pelindung dari hujan dan terik. Begitu pula kehadiran Babinsa, yang tak hanya membantu secara fisik, tetapi juga menyalakan keyakinan di hati warga bahwa mereka tidak berjalan sendiri.
Peluh yang jatuh ke bumi hari itu bukan sekadar tanda lelah. Ia adalah bahasa sunyi pengabdian—lirih namun dalam. Di antara tanah dan api, lahir genteng-genteng yang kelak akan bertengger di atap-atap rumah, menjadi saksi bisu bahwa pengabdian TNI hidup di tengah rakyatnya.

Melalui TMMD Reguler ke-127, kebersamaan ini kembali menegaskan satu hal: TNI bukan hanya penjaga kedaulatan negeri, tetapi juga penjaga harapan masyarakat kecil. Dan di Desa Somagede, Serka Jaka telah menorehkan jejak yang tak mudah pudar, bahwa pengabdian sejati bukan tentang seberapa keras suara bergema, melainkan seberapa tulus tangan bekerja.

Dari tungku-tungku sederhana desa, sebuah pelajaran kembali menyala: ketika prajurit dan rakyat berdiri di sisi yang sama, harapan akan selalu menemukan atapnya.

Pewarta : Pendim 0709/Kebumen

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *