DEMAK,FaktaKuat
.com — Banjir kembali merendam permukiman warga di Dukuh Sengor, Desa Kuripan, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada Senin (16/2/2026). Ketinggian air dilaporkan mencapai hampir satu meter dan masuk ke dalam rumah warga sejak sekitar pukul 10.00 WIB.
Salah satu warga terdampak, Guntoro (45), yang tinggal di RT 04 RW 09 bersama istrinya, Yayuk Desi, mengatakan air dengan cepat menggenangi rumahnya setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
“Air mulai masuk ke rumah sekitar pukul 10 pagi, dan sekarang sudah hampir satu meter. Perabot rumah banyak yang terendam,” kata Guntoro saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, banjir di wilayah tersebut bukan pertama kali terjadi. Setiap curah hujan tinggi, kawasan Dukuh Sengor selalu menjadi langganan banjir.
“Ini banjir tahunan. Setiap hujan deras pasti seperti ini. Kami berharap ada perbaikan drainase agar air bisa mengalir lancar dan tidak masuk ke rumah warga,” ujarnya.
Warga menilai buruknya sistem drainase menjadi salah satu penyebab utama banjir. Selain saluran air yang tidak memadai, terdapat pula bagian saluran pembuangan air yang ambrol sehingga memperparah genangan.
Kondisi yang lebih parah terjadi di dukuh yang berada di bagian belakang permukiman tersebut. Warga menyebutkan ketinggian air di wilayah itu bahkan mencapai lebih dari satu meter.
Ironisnya, lokasi permukiman terdampak berada di pinggir jalan raya Semarang–Purwodadi, namun hingga saat ini warga mengaku belum menerima bantuan dari pemerintah.
“Sampai sekarang belum ada bantuan sama sekali, padahal air sudah masuk rumah. Kami berharap pemerintah desa maupun pemerintah daerah segera turun tangan,” kata Yayuk Desi.
Warga berharap pemerintah desa, pemerintah kabupaten, hingga instansi terkait segera melakukan penanganan, baik bantuan darurat bagi korban banjir maupun perbaikan infrastruktur drainase yang dinilai menjadi penyebab utama banjir berulang.
Selain bantuan logistik, warga juga meminta adanya perbaikan permanen pada saluran pembuangan air yang rusak agar banjir tahunan tidak terus terjadi dan merugikan masyarakat.
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Demak dalam beberapa waktu terakhir dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut. Pemerintah diharapkan segera melakukan langkah tanggap darurat serta solusi jangka panjang guna mencegah kejadian serupa terulang.
(Redaksi:FaktaKuat.com).













