Demak, 26 Juni 2026 – Warga Desa Jamus, Kabupaten Demak, mengeluhkan dua persoalan yang hingga kini belum mendapat penanganan maksimal, yakni meningkatnya populasi lalat dan krisis air bersih yang melanda sebagian wilayah desa. Kondisi tersebut dinilai telah mengganggu aktivitas warga sekaligus berpotensi menimbulkan masalah kesehatan apabila terus dibiarkan.
Dalam beberapa pekan terakhir, jumlah lalat disebut semakin meningkat dan masuk ke rumah-rumah warga. Selain mengganggu kenyamanan, keberadaan lalat juga dikhawatirkan menjadi media penyebaran berbagai penyakit karena sering hinggap pada makanan dan peralatan rumah tangga.
Di sisi lain, sebagian warga juga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka terpaksa mencari sumber air dari daerah lain atau menghemat penggunaan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga Desa Jamus, Sutrisno (48), mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan semakin meresahkan masyarakat.
“Lalat sekarang jumlahnya sangat banyak. Makan saja jadi tidak tenang karena selalu dikerubuti lalat. Belum lagi air bersih sulit didapat. Kami berharap pemerintah segera turun tangan agar masalah ini tidak berlarut-larut,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Keluhan serupa disampaikan Sulastri (42). Menurutnya, persoalan ini bukan hanya menyangkut kenyamanan, tetapi juga kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lanjut usia yang lebih rentan terhadap penyakit.
“Kami khawatir kalau kondisi ini terus dibiarkan akan berdampak pada kesehatan warga. Kami hanya ingin lingkungan yang bersih dan air bersih yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Demak bersama dinas terkait segera melakukan langkah nyata, mulai dari menelusuri sumber penyebab meningkatnya populasi lalat, melakukan pengendalian secara menyeluruh, hingga menyediakan solusi atas krisis air bersih yang dialami masyarakat.
Masyarakat juga meminta pemerintah tidak hanya melakukan penanganan sementara, tetapi menyusun solusi jangka panjang agar persoalan serupa tidak terus berulang. Mereka berharap aspirasi tersebut segera mendapat perhatian demi menjaga kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup warga Desa Jamus.
Pewarta : Tim : Red













