banner 728x250

Kopassus Tegaskan Isu Penamparan di Istana Tidak Benar, Publik Diminta Waspada Hoaks

banner 468x60

JAKARTA – Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan tindakan penamparan oleh Panglima Kopassus terhadap petugas protokoler di lingkungan Istana Kepresidenan adalah tidak benar atau hoaks.


Klarifikasi tersebut disampaikan melalui akun resmi @penkopassus di platform Instagram pada Selasa (21/4/2026). Dalam pernyataannya, Kopassus mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Example 300x600


“Beredar kabar bohong yang menyeret nama petinggi TNI dan lingkungan Istana. Narasi tersebut tidak memiliki dasar fakta dan tidak didukung bukti yang valid,” tulis Kopassus dalam unggahan resminya.


Isu yang sempat viral itu menyebut Pangkopassus, Djon Afriandi, melakukan tindakan kekerasan akibat kesalahpahaman saat hendak menemui Presiden Prabowo Subianto. Namun, Kopassus menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak pernah terjadi dan merupakan narasi yang direkayasa.


Menurut Kopassus, penyebaran informasi tidak benar seperti ini berpotensi menimbulkan kegaduhan publik serta merusak kepercayaan terhadap institusi negara. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya, apalagi menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya.


Selain itu, publik diminta untuk selalu melakukan verifikasi melalui sumber resmi guna menghindari penyebaran hoaks yang dapat merugikan banyak pihak serta mengganggu stabilitas.


Kopassus berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat sekaligus menjaga kondusivitas di ruang publik, khususnya di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.

Pewarta : Roger

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *