Demak, Faktakuat.com – Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Demak menggelar sebuah talkshow bertajuk “Pramuka Bukan Sebatas Tepuk dan Tali Temali”. Acara ini bertujuan untuk menggali lebih dalam filosofi gerakan Pramuka dan dampaknya dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, serta pengabdian pada masyarakat.(21/4).
Narasumber utama dalam talkshow kali ini adalah Sri Fahrudin Bisri Slamet, SE, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Demak yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Demak dari Fraksi PDI Perjuangan.
Acara yang dipandu oleh Lulu Nagita ini berlangsung di sebuah venue yang dipenuhi oleh peserta Pramuka, pemuda, dan masyarakat umum.
Sri Fahrudin Bisri Slamet, dalam penuturannya, menekankan bahwa Pramuka bukanlah sekadar kegiatan seremonial seperti tepuk tangan atau ikatan tali temali.
Lebih dari itu, gerakan Pramuka merupakan wadah yang mengajarkan nilai-nilai penting dalam membentuk karakter seorang generasi muda yang tangguh, mandiri, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.
“Pramuka mengajarkan kita untuk memiliki karakter yang kuat, mampu menjadi pemimpin, dan lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Di dalam gerakan Pramuka, setiap anggota belajar tentang pengabdian yang tulus, tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk bangsa dan negara,” ungkapnya.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, para pelatih, dan anggota Pramuka yang hadir dengan antusias.
Pembahasan seputar peran Pramuka dalam membentuk karakter bangsa semakin relevan mengingat tantangan sosial yang semakin kompleks di era globalisasi ini.
Menurutnya, peran aktif organisasi kepanduan seperti Pramuka sangat penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki kepribadian dan kepemimpinan yang mumpuni untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Generasi muda kita harus dipersiapkan dengan karakter yang kokoh. Melalui Pramuka, kami berusaha memberikan ruang bagi mereka untuk belajar tentang disiplin, kerjasama tim, dan tanggung jawab. Itu adalah bekal yang sangat berharga untuk menghadapi masa depan,” lanjutnya.
Lulu Nagita, sebagai host acara, turut menambahkan bahwa acara ini tidak hanya memberikan wawasan tentang sejarah Pramuka, tetapi juga mendorong para pemuda untuk lebih aktif dalam kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan kepemimpinan.
Di akhir acara, Sri Fahrudin Bisri Slamet juga mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung dan berperan aktif dalam kegiatan Pramuka sebagai upaya membangun generasi yang lebih baik.
Dengan tema yang relevan dengan perkembangan zaman, talkshow ini mengingatkan kita bahwa Pramuka adalah lebih dari sekadar simbol atau kegiatan yang terlihat fisik, namun merupakan wadah pendidikan yang membentuk karakter bangsa.
Acara ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih aktif dalam kegiatan Pramuka dan melanjutkan perjuangan Kartini dalam menciptakan generasi penerus yang tangguh dan berkarakter.
Wartawan. Adi W.
Editor. Edy S.













