banner 728x250

Tragedi Penggerebekan di Katingan: Dua Bhayangkara Gugur di Garis Depan Perang Melawan Narkoba, Satu Masih Dicari

banner 468x60

KATINGAN KALIMANTAN TENGAH, 5 Juli 2026 – Peristiwa penuh duka sekaligus menjadi bukti nyata beratnya pengabdian aparat keamanan tercatat dalam operasi penindakan terhadap jaringan peredaran gelap narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan. Sebanyak dua personel kepolisian gugur membela amanah negara, sementara satu rekannya masih dalam upaya penelusuran mendalam oleh tim gabungan.

Rangkaian peristiwa yang berlangsung mencekam bermula pada Rabu malam, 1 Juli 2026, ketika sekitar 12 anggota dari Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan berangkat menuju lokasi sasaran demi memutus aliran dan struktur kelompok yang diduga beroperasi secara besar dan terorganisir. Setelah menempuh perjalanan berjam‑jam menembus wilayah yang sulit dijangkau, tim tiba dan segera melaksanakan langkah penggerebekan yang direncanakan dengan matang.

Example 300x600

Namun, keadaan berubah drastis dan penuh bahaya; kelompok sasaran memberikan perlawanan yang sangat sengit serta serangan kejam menggunakan senjata tajam. Terjadi benturan langsung yang mengancam nyawa petugas di tengah lingkungan yang tidak menguntungkan, menunjukkan betapa tinggi tingkat keberanian sekaligus kekejaman yang dihadapi aparat penegak hukum di lapangan.

Hasil peristiwa yang menyayat hati:
Aipda Yudhie Perdana Putra gugur di tempat kejadian akibat luka‑luka berat demi menjalankan tugas suci melindungi masyarakat
Bripda Nopandri Ramadhana sempat dinyatakan hilang, kemudian berhasil ditemukan berpulang selamanya pada Sabtu, 4 Juli 2026, di aliran Sungai Katingan

Aiptu Sumaryanto hingga saat ini masih menjadi fokus utama pencarian dan penyelidikan oleh tim gabungan yang dikerahkan secara penuh.

Pihak Polda Kalimantan Tengah berkoordinasi erat dengan Bareskrim Polri guna memperluas jangkauan pengejaran, memperketat pengamanan di seluruh wilayah sekitar kejadian, serta menelusuri jejak setiap orang yang terlibat baik langsung maupun mendukung keberadaan kelompok tersebut. Kapolres Katingan menegaskan bahwa peristiwa ini tidak akan dibiarkan berlalu begitu saja; penindakan akan dilakukan secara tuntas dan menyeluruh hingga seluruh pelaku serangan dan pengedar narkoba dapat dipertanggungjawabkan sesuai hukum yang berlaku.

Kepergian dua pahlawan ini menjadi kehilangan besar bagi keluarga, institusi kepolisian, maupun seluruh rakyat Kalimantan Tengah dan Indonesia pada umumnya. Mereka telah membuktikan makna pengabdian sejati: berani berada di garis paling depan meski harus mengorbankan nyawa demi keamanan dan ketenteraman bersama.

Selamat jalan, para pejuang Bhayangkara yang gagah berani. Terima kasih atas ketulusan, keteguhan, dan pengorbanan tak terhingga yang telah kalian berikan bagi tanah air. Kami turut menyampaikan rasa duka cita yang sedalam‑dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum ditempatkan di tempat yang paling mulia di sisi Yang Maha Kuasa, dan keluarga senantiasa dilimpahi kekuatan serta ketabahan yang tak terhingga besarnya.

Pewarata : Roger/ Wisnu

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *