BOYOLALI, Faktakuat.com – Dalam upaya menjaga kelestarian kawasan hutan dan meminimalkan potensi gangguan keamanan hutan (Gukamhut) & (Karhutla) Kebakaran hutan dan lahan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Krobokan melaksanakan patroli malam, Pada hari Selasa tanggal (21/07/2026) pukul 22.00 wib malam.
Kegiatan patroli dilakukan secara intensif dengan menyusuri petak-petak hutan yang tergolong rawan gangguan keamanan RPH Wuluhgede dan Bercak pada (Petak 66 ,68 ,69 dan 70).
Tim menyisir jalur-jalur yang rentan terhadap perambahan, pencurian kayu, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata komitmen Perum Perhutani dalam menjaga kawasan hutan agar tetap aman dan lestari.
Turut hadir dalam patroli tersebut Asper /Kepala BKPH Krobokan Bimo Priyo Nusantoro didampingi oleh Mantri/KRPH Kedung Dawung Supriyanto beserta Jajarannya dan Kaur TU Turkamun (Catur) Alumnus SMP Negeri Tegowanu.
Administratur/ KKPH Telawa Titus Aryanto melalui Kepala BKPH Krobokan Bimo Priyo Nusantoro menyampaikan bahwa ,” patroli ini merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Perum Perhutani melaksanakan patroli ini sebagai langkah preventif agar potensi gangguan keamanan hutan dapat dicegah sedini mungkin. Patroli ini juga merupakan bentuk pengawasan aktif terhadap aset negara agar tidak disalah gunakan,” ujar Bimo Priyo Nusantoro.
Dalam kesempatan yang sama, Mantri/KRPH Kedung Dawung Supriyanto menegaskan bahwa,” keamanan kawasan hutan adalah tanggung jawab bersama. “Melalui patroli terpadu ini, kami ingin memastikan bahwa hukum tetap hadir di tengah hutan dan setiap pelanggaran akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Supriyanto.
Ditempat terpisah Wakil Ketua DPP LSM GANI Jawa Tengah H Muhtarom, S.Ag menyampaikan apresiasinya terhadap Perum Perhutani KPH Telawa dalam menjaga keamanan hutan.
“Bila hal tersebut melibatkan LMDH dan Warga masyarakat sangatlah menjadi suatu Sinergi yang baik.
Menurut H Muhtarom, S.Ag sk sebagai masyarakat sekitar hutan harus merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga hutan tetap aman dan lestari.
Ditegaskan oleh H Muhtarom,S.Ag
Sinergitas antara Perhutani dan LMDH serta masyarakat diharapkan dapat memperkuat sistem pengamanan hutan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan fungsi hutan sebagai penyangga ekosistem dan sumber kehidupan,” Ungkapnya.
H Muhtarom, S.Ag berharap bila Patroli akan terus dilakukan secara berkala, dengan fokus pada area-area rawan serta melibatkan berbagai elemen, kawasan hutan nantinya tetap kondusif dan bisa produktif dalam jangka panjang,” Pungkasnya.
Pewarta : BANU ABILOWO













