BOYOLALI, Faktakuat.com – Dalam rangka sukses tanaman, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Guwo melakukan Sosialisasi penggarapan lahan di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Guwo, Pada hari Kamis tanggal (06/08/2026).
Bertempat di petak 133e RPH Sonokerep BKPH Guwo jajaran Perhutani melaksanakan kegiatan sosialisasi dengan calon penggarapan yang dihadiri Asper /Kepala BKPH Karna, Mantri/KRPH Sonokerep, mandor dan para penggarap.
Pada kesempatan tersebut Administatur/ KKPH Titus Aryanto melalui Asper/Kepala BKPH Guwo Karna menyampaikan bahwa,” Perhutani selaku pemangku wilayah hutan yang bertugas dilapangan, diperintahkan melaksanakan kegiatan – kegiatan pengelolaan yang berkaitan dengan keberlanjutan kelestarian hutan.
“Salah satunya adalah di bidang tanaman, karena tanaman merupakan asset yang harus berhasil dan tumbuh dengan baik,” Ujar Karna.
Karna berharap kerjasama yang baik dilakukan dengan penggarap , sehingga Penggarap agar menjaga tanaman pokok kehutanan yang sudah ditanam. Jika hutan tidak kita jaga dengan baik, konsekuensinya akan berdampak kepada kehidupan contoh di musim kemarau debit air akan berkurang atau menimbulkan kekeringan di musim penghujan,” jelasnya.
Dalam hal ini Asper/KBKPH Guwo Karna menghimbau dalam menanam tanaman pertanian supaya dibuat lorong tanaman yaitu sepanjang tanaman kehutanan. “Mohon jangan ditanami jagung. Berikan ruang kepada tanaman pokok agar tidak terganggu, demikian juga pada saat panen agar berhati – hati agar jangan sampai terinjak yang mengakibatkan tanaman menjadi patah. Pada saat pembersihan lahan waktu akan menanam kembali, tolong jangan dilakukan penyempretan yang berakibat mengenai tanaman pokok yang bisa menyebabkan kematian tanaman,” Katanya.
Salah satu Warga yang menggarap menyampaikan terima kasih kepada Perum Perhutani yang sudah melakukan pembinaan dan sosialisasi kepadanya. “Saya juga berharap kepada warga masyarakat yang menggarap di lahan pengelolaan Perhutani supaya memperhatikan dan melaksanakan setiap arahan yang disampaikan oleh pak Asper, pak Mantri dan Pak mandor. Hal ini semata – mata agar tanaman yang ada di lingkungan kita dapat tumbuh baik, sehingga hutan kita tidak gundul dan tetap terjaga kelestariannya.
Mari kita jaga kelestarian hutan di sekitar lingkungan desa kita agar sejuk dan adem ,” terangnya.
Reporter : BANU ABILOWO.













