banner 728x250

Pengurus LAN Jateng 2026-2031 Dilantik, Siap Perkuat Edukasi Anti Narkoba

banner 468x60

SEMARANG – Pengurus Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Jawa Tengah periode 2026-2031 resmi dilantik dalam sebuah acara yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, akademisi, serta berbagai organisasi kemasyarakatan di Jawa Tengah, Sabtu (30/5/2026).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Umum I Lembaga Anti Narkotika Republik Indonesia, Bukhori, berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat LAN Nomor 001/SK LAN/VI/2026 tentang Pengangkatan dan Penetapan Pengurus Lembaga Anti Narkotika Provinsi Jawa Tengah Periode 2026-2031 tertanggal 26 Mei 2026.

Example 300x600

Usai melantik pengurus, Bukhori menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap keberadaan LAN Jawa Tengah.

Menurutnya, kehadiran unsur Forkopimda dalam pelantikan menunjukkan keseriusan bersama dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Persoalan narkotika saat ini sudah masuk ke berbagai lapisan masyarakat. Karena itu LAN Jawa Tengah diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba,” ujarnya.

Ia menegaskan, salah satu fokus utama LAN Jateng adalah memperkuat edukasi dan penyuluhan anti narkoba kepada generasi muda.

Program tersebut akan dilakukan melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah, perguruan tinggi, organisasi siswa, serta berbagai elemen masyarakat.

Selain itu, LAN Jateng juga didorong untuk memperluas kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika.

Ketua LAN Jawa Tengah yang baru dilantik, Bejo Sukarminto, didampingi Sekretaris Pulung Abiyasa, menyatakan pihaknya akan segera membangun sinergi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk memperluas jangkauan sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, khususnya bagi kalangan pelajar dan masyarakat umum.

“Langkah awal yang akan kami lakukan adalah membangun sinergitas dengan berbagai instansi terkait serta membentuk kepengurusan LAN di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah,” kata Bejo.

Ia menjelaskan, pembentukan LAN Jawa Tengah dilatarbelakangi keprihatinan terhadap kondisi peredaran narkotika yang masih menjadi ancaman serius di wilayah Jawa Tengah.

Karena itu, organisasi ini diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam pencegahan maupun pemberantasan narkoba.

Dukungan terhadap kepengurusan baru juga datang dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah. AKP Maria menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar LAN Jateng dapat menjalin sinergi yang kuat dengan kepolisian dalam upaya pemberantasan narkoba.

Senada dengan itu, perwakilan BNN Provinsi Jawa Tengah, Didik, menegaskan kolaborasi menjadi kunci utama dalam menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“BNNP Jawa Tengah sangat terbuka untuk berdiskusi dan berkolaborasi. Pencegahan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Dengan kepengurusan baru yang telah terbentuk, LAN Jawa Tengah diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat, memperkuat pencegahan, serta mendukung upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di seluruh wilayah Jawa Tengah. (Tim/Red)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *