Semarang, 6 Mei 2026 – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh jajaran Polrestabes Semarang, khususnya dalam proses penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM). Salah satu bentuk nyata yang terlihat adalah penerapan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) oleh petugas uji teori di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas).
Dalam pelaksanaan uji teori, para petugas tidak hanya menjalankan tugas secara prosedural, tetapi juga aktif mendampingi peserta dengan pendekatan yang humanis.
Mereka memberikan arahan dengan ramah, menyapa peserta, serta memastikan setiap proses dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat.
Program bertajuk “POLANTAS MENYAPA POLRESTABES” ini menjadi wujud komitmen pelayanan prima dari Satuan Lalu Lintas kepada masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai mampu menciptakan suasana yang nyaman, sehingga peserta uji teori tidak merasa tegang saat mengikuti ujian.
Kehadiran petugas yang komunikatif dan santun juga memberikan kesan positif bagi masyarakat. Selain membantu kelancaran proses ujian, hal ini sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Kasat Lantas Polrestabes Semarang menegaskan bahwa pelayanan yang baik bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga bagaimana masyarakat merasa dihargai dan dilayani dengan sepenuh hati.
“Melalui penerapan 5S, kami ingin menghadirkan pelayanan yang humanis dan profesional. Harapannya, masyarakat merasa nyaman dan puas saat mengurus SIM,” ujarnya.
Dengan adanya inovasi pelayanan seperti ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di bidang lalu lintas semakin meningkat, serta mampu menciptakan citra positif kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Pewarta : Huma/ Red













