SEMARANG, Faktakuat.com – Bertempat di aula Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang jln Dr Cipto Semarang No 99 Sarirejo SMG digelar Pelantikan dan Serah terima jabatan (sertijab) beberapa pejabat lingkup Perum Perhutani KPH Semarang,Pada hari Jum’at tanggal (24/04/2026).
Kegiatan pelantikan dan serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Misa Ekaristi Administratur/KKPH (Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan) Semarang Didampingi Wakil Administratur/ KSKPH Semarang Andi Henu.
Hadir dalam Kegiatan tersebut Segenap Management KPH Semarang, Pabin Jagawana KPH Semarang Kompol Ina Sujarwati, Semua Asper/KBKPH Se-KPH Semarang beserta pejabat yang dilantik dan Sertijab yaitu :
- Sentot Widiatmoko dipromosikan menjadi Kasie produksi dan Ekowisata di KPH Kendal
2.Aris Sudiyono Asper KBKPH Kedungjati dimutasi ke BKPH penggaron.
3.Muh Sholeh di mutasi dari KBKPH Penggaron ke KBKPH Kedungjati.
4.Agus Purnomo dimutasi menjadi jadi Danru KPH Kedu Utara.
5.Sudaryanto dari Danru KPH Kedu Utara dimutasi jadi Danru KPH Semarang. - Riri Osmarosa menduduki jabatan Asper/ KBKPH Padas yang dimutasi dari BKPH Temanggung
7.Sugeng Riyadi anggota Polhutmob dimutasi ke KPH Pekalongan timur.
Pada kesempatan tersebut
Administratur/ KKPH Semarang dalam sambutannya memberikan selamat kepada para pejabat dilantik yang mendapat promosi dan menyampaikan selamat juga kepada pejabat dilantik yang dimutasi.
“Dan segera menyesuaikan dan segera untuk melaksanakan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing serta mengucapkan selamat bergabung kepada pejabat yang baru mutasi segera aktif serta segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja barunya dan berharap kerjasamanya kedepan lebih baik, amanah dan berkah.
Pergantian jabatan itu adalah hal yang lumrah dilakukan dilingkungan kerja manapun, semuanya patut dijalani, dinikmati dan disyukuri.
“Sebagai manajemen, saya berharap agar pejabat yang telah dilantik bisa komitmen dan bertanggung jawab serta bisa mengatasi permasalahan – permasalahan di lapangan, Ungkapnya.
Misa Ekaristi menegaskan,” KPH Semarang mempunyai Yel yel yakni “Mandiri, Lestari dan Bermartabat” harus bisa kita wujudkan bersama.
Dijelaskan oleh Misa Ekaristi
Mandiri artinya kita mampu mengenal diri kita sendiri, mengenal potensi kita sehingga dengan berbekal kemandirian yang dimiliki tersebut maka bisa menciptakan peluang-peluang penghasilan sehingga pada saatnya nanti KPH Semarang bukan lagi menjadi KPH minus, melainkan bisa surplus.
Sedangkan lestari artinya bagaimana kegiatan tanaman yang kita laksanakan bisa sukses, tentunya dengan pengawalan yang ketat dari seluruh karyawan-karyawati Perum Perhutani KPH Semarang.
Motto “sukses tanaman, sukses pemeliharaan dan sukses produksi” harus senantiasa terpatri pada diri masing-masing insan rimbawan sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai yang pada gilirannya akan mampu memberikan kesejahteraan bagi karyawan, masyarakat dan stakeholder terkait.
“Bermartabat artinya bahwa kita harus bisa menghargai diri kita sendiri, menunjukkan bukti bukan janji bahwa kita rimbawan adalah insan yang mampu dan bisa mengelola hutan dengan baik. Keberadaan hutan harus mampu memberikan manfaat bukan hanya kepada karyawan Perum Perhutani, terlebih bagi masyarakat sekitar. Hutan sebagai life support system berperan penting bagi kehidupan masyarakat,” jelasnya.
Ditegaskan oleh Misa Ekaristi
Hutan sebagai penyumbang oksigen atau paru-paru dunia, hutan tempat berlindung serta tempat kehidupan berjuta jenis flora dan fauna, yang dapat dimanfaatkan oleh manusia baik untuk kepentingan hidup manusia itu sendiri, pengatur tata air, sumber plasma nutfah, tempat penelitian, bahkan pada jaman perang sebagai tempat perlindungan dari serangan musuh, dan lain sebagainya.
“Paradigma pengelolaan hutan seiring berjalannya waktu sudah mulai terjadi perubahan, kita dituntut untuk tanggap dan responsif terhadap dinamika yang mengarah kepada hal yang berkaitan dengan kegiatan pengelolaan hutan, atau hal yang obyeknya adalah hutan oleh sebab itu prinsip “ quick respon/fast respon” harus mulai diterapkan dalam budaya kita sehari-hari dengan semboyan “one day servise” artinya pelayanan cepat, hari ini dikerjakan hari ini dilaporkan berikut evidennya dan setiap ada kejadian agar senantiasa dikomunikasikan kepada manajemen secara berjenjang, agar segera mendapatkan penyelesaian dan tidak berlarut-larut,” Pungkasnya.
(Reporter:BANU ABILOWO)













