banner 728x250

Ventilator Baru Perkuat Layanan Pernapasan di Kudus

banner 468x60

KUDUS, Faktakuat.com — Upaya peningkatan layanan kesehatan, khususnya penanganan gangguan pernapasan, terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui penyaluran bantuan alat medis berupa ventilator ke rumah sakit di daerah.

Sebanyak empat unit ventilator disalurkan oleh PT Djarum kepada RS Mardi Rahayu pada Selasa (21/4/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari program sosial perusahaan yang berkolaborasi dengan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta.

Example 300x600

General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, mengatakan bahwa bantuan ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Menurut dia, ventilator merupakan perangkat vital dalam menangani pasien dengan gangguan pernapasan, terutama pada kondisi serius yang membutuhkan perawatan intensif.

“Melalui bantuan ini, kami berharap rumah sakit dapat memberikan layanan yang lebih optimal, khususnya bagi pasien dengan gangguan pernapasan yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat,” ujar Achmad.

Direktur Utama RS Mardi Rahayu, Pujianto, menyambut baik bantuan tersebut. Ia menyebut tambahan empat unit ventilator ini sangat berarti dalam meningkatkan kapasitas layanan intensif di rumah sakit yang dipimpinnya.

Dengan adanya bantuan tersebut, jumlah ventilator yang dimiliki RS Mardi Rahayu kini mencapai 31 unit.

Pujianto menjelaskan, ventilator menjadi alat penting dalam penanganan pasien dengan kondisi kritis, seperti gagal napas, infeksi paru, maupun penyakit lain yang memengaruhi sistem pernapasan. Penambahan alat ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat Kudus dan sekitarnya.

Sementara itu, Rektor UKDW, Wiyatiningsih, menilai kolaborasi tersebut tidak hanya berdampak pada layanan kesehatan, tetapi juga pada aspek pendidikan.

Menurut dia, RS Mardi Rahayu berperan sebagai rumah sakit pendidikan satelit bagi mahasiswa program profesi dokter UKDW. Keberadaan ventilator tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam memahami penanganan kasus pernapasan secara langsung.

“Keberadaan ventilator ini tidak hanya mendukung pelayanan pasien, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran penting bagi mahasiswa kedokteran,” ujar Wiyatiningsih.

(Redaksi).

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *