SEMARANG, 31 Maret 2026 – Program Angkutan Motor Gratis (Motis) Lebaran 2026 yang digelar oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) di wilayah Daop 4 Semarang mencatat capaian signifikan. Sebanyak 3.354 unit sepeda motor berhasil diangkut selama masa angkutan Lebaran tahun ini.
Program Motis ini menjadi solusi bagi pemudik yang ingin melakukan perjalanan lebih aman dan nyaman tanpa harus mengendarai sepeda motor jarak jauh, yang berisiko tinggi terhadap kecelakaan lalu lintas.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan kendaraan roda dua di jalan raya sekaligus menekan angka kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran.
“Program ini mengirimkan sepeda motor para pemudik menggunakan kereta api, sehingga masyarakat bisa tetap mudik dengan aman tanpa harus berkendara jauh menggunakan motor,” ujarnya.
Pendaftaran program Motis Lebaran 2026 telah dibuka sejak 1 hingga 29 Maret 2026.
Sementara itu, jadwal pemberangkatan dibagi dalam dua periode, yakni arus mudik pada 13–19 Maret 2026 dan arus balik pada 24–30 Maret 2026.
Di wilayah Daop 4 Semarang, terdapat empat stasiun yang melayani program Motis lintas utara, yaitu Stasiun Semarang Tawang, Pekalongan, Tegal, dan Cepu. Selama 14 hari pelaksanaan, kapasitas angkut di lintas utara mencapai 2.800 unit motor.
Namun, realisasi di lapangan menunjukkan angka yang lebih tinggi. Secara kumulatif, sebanyak 1.585 unit motor diberangkatkan (naik) dan 1.769 unit motor tiba (turun) di wilayah Daop 4 Semarang.
Rincian pergerakan sepeda motor di masing-masing stasiun menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat:
Stasiun Semarang Tawang: 676 unit naik, 758 unit turun
Stasiun Pekalongan: 278 unit naik, 296 unit turun
Stasiun Tegal: 477 unit naik, 539 unit turun
Stasiun Cepu: 154 unit naik, 176 unit turun
Luqman menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memanfaatkan program ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menggunakan layanan Motis. Harapannya, program ini dapat terus hadir dan memberikan manfaat yang lebih luas ke depannya,” tutupnya.
Program Motis menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menciptakan mudik Lebaran yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat Indonesia.
Pewarta : Tim/ Red













