JAKARTA, FaktaKuat.Com, 14 Agustus 2026 -Sebuah perintah tegas sekaligus membulatkan tekad disampaikan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dalam Pidato Kenegaraan memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81. Beliau memerintahkan langsung kepada Panglima TNI beserta Kapolri untuk segera menutup habis seluruh tambang yang beroperasi secara ilegal di seantero negeri. Tak ada kompromi, tak ada toleransi!
Di hadapan segenap pemimpin lembaga negara dan rakyat Indonesia, Presiden menyampaikan bahwa mengemban tugas di pemerintahan adalah kehormatan luhur yang harus dijalani dengan pengabdian sepenuh jiwa.
“Kita wajib bekerja sekuat tenaga, habis-habisan, demi rakyat dan tanah air. Berkat kerja keras dan kebijakan yang tepat, sasaran yang semula diproyeksikan baru tercapai dalam belasan tahun, kini sudah kita raih hanya dalam tempo satu tahun.”
Di saat banyak negara di dunia gelisah menghadapi ancaman krisis pangan dan cuaca yang tak menentu, Indonesia justru mencatatkan keberhasilan yang luar biasa: harga pupuk berhasil ditekan turun hingga 20 persen. Ini adalah peristiwa pertama kali sepanjang sejarah NKRI! Lebih mengagumkan lagi, penurunan harga itu justru dibarengi lonjakan keuntungan PT Pupuk Indonesia (BUMN) mencapai 252,8 persen. Bukti nyata rakyat terbantu, dan kekayaan negara pun ikut tumbuh berlipat ganda.
Presiden menegaskan dengan lantang: Tanah air dan segala kekayaan yang terkandung di dalamnya adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Tidak boleh dikuasai dan dinikmati hanya oleh segelintir orang yang berkuasa! Beliau memegang amanah dari rakyat untuk memberanikan diri mengambil keputusan yang berat namun perlu, supaya beban kehidupan bangsa tidak semakin berat dipikul oleh anak cucu kita kelak.
Seluruh lembaga negara MPR, DPR, DPD, Mahkamah Agung, hingga BPK turut mencatatkan kinerja gemilang. Tiga belas undang-undang telah disahkan demi perlindungan rakyat, puluhan ribu aspirasi daerah telah ditampung, hampir seluruh perkara pengadilan diselesaikan dengan cepat, dan BPK berhasil menyelamatkan harta negara sebesar Rp 112 triliun serta mendapat kepercayaan dunia memimpin lembaga audit internasional.
Namun di antara semua pencapaian itu, perintah Presiden agar kekayaan alam kembali dikelola dengan tertib dan hukum ditegakkan dengan tegas menjadi pesan yang paling menggema: Panglima TNI dan Kapolri, segera beraksi! Tutup semua tambang ilegal! Kekayaan rakyat tak boleh dirusak dan dijarah semena-mena!
Demikianlah pesan luhur yang disampaikan Presiden bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika seluruh kekayaan bangsa kembali dikelola secara jujur, adil, dan bermanfaat bagi kemakmuran rakyat seutuhnya.
Pewarta : Rogers













