banner 728x250

Kematian Harimau Putih Anggun di Semarang Zoo Jadi Sorotan, Pemkot Usut Dugaan Kesalahan Anestesi

banner 468x60

SEMARANG — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyatakan akan mengusut penyebab kematian seekor harimau putih koleksi Semarang Zoo atau Kebun Binatang Mangkang, Kota Semarang.

Satwa bernama Anggun itu diduga mati akibat komplikasi yang berkaitan dengan kesalahan dalam proses anestesi hingga memicu abses dan infeksi.

Example 300x600

Agustina mengaku prihatin atas kematian harimau putih yang selama ini menjadi salah satu satwa favorit pengunjung Semarang Zoo. Menurutnya, keberadaan harimau putih merupakan daya tarik utama yang selalu dicari masyarakat saat berkunjung ke kebun binatang tersebut.

“Sedih banget ya. Kami akan selidiki karena itu adalah kekayaan dari Semarang Zoo,” kata Agustina kepada BahteraJateng saat ditemui di Balai Kota Semarang pada Jumat (24/7).

Ia mengatakan, kehilangan harimau putih menjadi duka bagi Pemerintah Kota Semarang maupun masyarakat. Sebab, satwa tersebut merupakan salah satu ikon koleksi Semarang Zoo.

“Ini menjadi titik di mana teman-teman, masyarakat itu kalau ke Semarang Zoo pasti melihat harimau putih. Sedih banget ya,” ujarnya.

Agustina memastikan Pemkot Semarang akan melakukan penyelidikan terhadap dugaan adanya kesalahan dalam prosedur anestesi yang dilakukan terhadap satwa tersebut. Hasil evaluasi nantinya akan menjadi bahan perbaikan agar insiden serupa tidak kembali terjadi.

“Kami akan selidiki kok bisa salah anestesia dan sebagainya itu supaya nanti bisa menjadi pelajaran baik bagi teman-teman yang bertugas untuk merawat binatang-binatang yang ada di Semarang Zoo,” katanya.

Meski demikian, Agustina mengaku hingga kini belum menerima laporan lengkap mengenai penyebab pasti kematian Anggun. Ia telah meminta pengelola Semarang Zoo memberikan penjelasan secara menyeluruh terkait kronologi maupun hasil pemeriksaan terhadap satwa tersebut.

“Detailnya saya belum mendapat laporan ya, tetapi beberapa hari ini saya juga sedang meminta penjelasan dari teman-teman dari Semarang Zoo,” ujarnya.

Menurut Agustina, pemerintah akan menyampaikan hasil penyelidikan kepada publik setelah memperoleh data yang lengkap dan akurat. Transparansi diperlukan agar masyarakat mengetahui penyebab kematian satwa langka tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam pengelolaan satwa di Semarang Zoo.

“Mudah-mudahan segera bisa kami sampaikan kepada publik penyebab kematian, mengapa dan bagaimana, dan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua,” tuturnya.

Sebelumnya, harimau putih bernama Anggun dilaporkan ditemukan mati di Semarang Zoo. Dugaan sementara menyebut kematian mamalia karnivora itu berkaitan dengan komplikasi pascaproses anestesi yang memicu abses dan infeksi.

Kasus tersebut kini menjadi perhatian Pemerintah Kota Semarang yang berkomitmen melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian satwa koleksi kebun binatang tersebut.

Pewarta : Tim/ Red

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *