SEMARANG, 9 Juli 2026 – Perjalanan rangkaian peringatan Haul Ki Ageng Pandanaran yang sarat nilai sejarah, kearifan lokal, dan semangat keteladanan tokoh pendiri kota terus berlanjut dengan kemegahan yang makin terasa. Sebagai salah satu puncak kegiatan yang sangat dinanti, akan diselenggarakan Kirab Budaya pada hari Sabtu, 11 Juli 2026, dimulai tepat pukul 07.00 WIB.
Barisan kirab akan bergerak beriringan mulai dari halaman depan SMA Negeri 1 Kota Semarang, menyusuri jalan‑jalan utama kota dengan irama seni yang meriah, hingga sampai ke titik akhir di Pendopo Ki Ageng Pandanaran. Sepanjang jalur perjalanan, masyarakat akan disuguhi beragam pertunjukan seni pertunjukan, tarian tradisional, alat musik daerah, serta berbagai atraksi budaya yang kaya akan makna dan keindahan. Semua ini merupakan cerminan nyata dari kekayaan jati diri serta karakter masyarakat Semarang yang tumbuh dan berkembang di atas akar budaya yang kuat.
Penyelenggaraan kegiatan ini memiliki makna yang jauh melampaui sekadar perayaan atau kemeriahan semata. Kirab ini menjadi wadah penting untuk menjaga, merawat, mewariskan, serta melestarikan warisan luhur yang ditinggalkan para leluhur. Budaya adalah fondasi utama sekaligus jiwa dari suatu bangsa dan daerah; apabila dijaga dengan baik, nilai‑nilai kebaikan, persatuan, dan kearifan yang terkandung di dalamnya akan terus hidup dan menjadi pedoman bagi generasi masa kini maupun generasi‑generasi yang akan datang.
Kehadiran serta dukungan aktif dari seluruh lapisan masyarakat, baik keluarga, pemuda‑pemudi, maupun para pencinta seni dan budaya, sangat diharapkan untuk meramaikan perhelatan yang mulia ini. Keikutsertaan kita adalah bukti nyata bahwa warisan leluhur tidak akan hilang ditelan zaman, melainkan tetap terjaga keindahannya dan terus menjadi kebanggaan bersama.
Mari hadir, saksikan kemeriahan, rasakan nilai‑nilainya, dan lestarikan budaya kita demi memperkokoh identitas Kota Semarang yang berbudaya dan beradab.
Pewarta : Roger/Wisnu













