banner 728x250

KPH Semarang Sinergi Dengan Perguruan Tinggi Dampingi Dalam Pembelajaran Di Hutan

banner 468x60

SEMARANG, Faktakuat.com – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung dunia pendidikan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehutanan, Perum Perhutani KPH Semarang membuka ruang pembelajaran lapangan bagi mahasiswa melalui kegiatan pengambilan sampling tanah dan pembuatan transek untuk pengamatan biodiversitas.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Perhutani KPH Semarang melalui Kepala Sub Seksi Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Agus Sudono dengan melibatkan mahasiswa magang dari berbagai perguruan tinggi. Kegiatan berlangsung di wilayah BKPH Jembolo Selatan, tepatnya di Resort Pemangkuan Hutan Candi petak 53 E1 , Pada hari Rabu tanggal (29/04/2026).

Example 300x600

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa magang mendapatkan pendampingan langsung dari petugas Perhutani, termasuk Asisten Perhutani/Kepala BKPH Jembolo Selatan Didik Hardadi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Perhutani terhadap proses pembelajaran dilapangan sekaligus sebagai bahan penyusunan laporan magang mahasiswa.

Pendampingan meliputi penentuan titik sampling hingga teknik pengambilan sampel tanah sesuai standar kehutanan. Sampel yang diambil selanjutnya akan dianalisis dan dimanfaatkan sebagai data utama dalam penyusunan laporan magang.

Untuk Lokasi sampling berada pada tegakan tanaman gamal di petak 53 E1 RPH Candi yang memiliki peran penting dalam mendukung kesuburan tanah. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis di lapangan, tetapi juga memastikan data yang diperoleh memiliki validitas dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Pada kesempatan tersebut
Administratur/KKPH Semarang Misa Ekaristi melalui Asisten Perhutani/Kepala BKPH Jembolo Selatan Didik Hardadi menyampaikan bahwa,”kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara Perhutani dan dunia akademik. Ia menjelaskan bahwa melalui pendampingan tersebut diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung di lapangan serta menghasilkan data yang sesuai standar ilmiah.

Asper/KBKPH Jembolo selatan Didik Hardadi menambahkan bahwa, Perhutani membuka ruang pembelajaran seluas-luasnya bagi mahasiswa dengan tetap mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku di kawasan hutan. Pendampingan dilakukan oleh petugas lapangan agar proses pembelajaran berjalan efektif dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Salah satu mahasiswa magang jurusan Ilmu Tanah Jundan menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga. Ia mengungkapkan bahwa pendampingan dari Perhutani sangat membantu, mulai dari penentuan titik hingga teknik sampling yang benar, sehingga data yang diperoleh dapat digunakan sebagai bahan utama dalam penyusunan laporan magang.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas mahasiswa, tetapi juga mempererat kemitraan antara Perhutani dan perguruan tinggi dalam pengembangan kehutanan berkelanjutan. Ke depan, sinergi ini diharapkan mampu melahirkan rimbawan muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh secara praktik, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan pengelolaan hutan di masa depan

(Reporter :BANU ABILOWO).

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *