DEMAK, Faktakuat.com — Pemerintah Desa Brambang, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, memaparkan alokasi penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 yang mencakup berbagai sektor pembangunan, pemberdayaan masyarakat, hingga operasional pemerintahan desa.
Dalam dokumen perencanaan anggaran tersebut, pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas utama. Salah satunya melalui kegiatan pembangunan dan peningkatan jalan desa yang dianggarkan sebesar Rp65 juta. Selain itu, pemeliharaan jalan usaha tani juga mendapatkan perhatian dengan total alokasi mencapai Rp85 juta dari dua kegiatan berbeda.
Di sektor teknologi dan informasi, desa mengalokasikan Rp40 juta untuk pengelolaan serta pembangunan jaringan komunikasi dan informasi lokal desa. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung digitalisasi pelayanan publik di tingkat desa.
Sementara itu, sektor kesehatan memperoleh porsi anggaran yang cukup besar. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan bidang kesehatan mencapai Rp80 juta.
Adapun penyelenggaraan Posyandu yang mencakup pemberian makanan tambahan, kelas ibu hamil, kelas lansia, hingga insentif kader, dianggarkan dalam beberapa pos dengan total mencapai lebih dari Rp90 juta.
Pada bidang pendidikan masyarakat, pemerintah desa mengalokasikan Rp36,82 juta untuk kegiatan penyuluhan dan pelatihan.
Untuk mendukung tata kelola pemerintahan, sejumlah anggaran juga dialokasikan untuk penyelenggaraan musyawarah desa, baik yang bersifat reguler seperti Musyawarah Desa (Musdes) dan Musrenbangdes, maupun non-reguler seperti rembug warga. Total anggaran untuk kegiatan ini mencapai Rp50 juta.
Selain itu, operasional pemerintah desa yang bersumber dari Dana Desa tercatat mencapai Rp52,4 juta. Pengelolaan dan administrasi aset desa menjadi salah satu pos terbesar dengan total anggaran Rp330 juta.
Dalam upaya pemberdayaan masyarakat, pembinaan karang taruna dan kegiatan kepemudaan mendapatkan alokasi sebesar Rp20 juta. Sementara itu, koordinasi ketentraman dan ketertiban masyarakat di tingkat desa dianggarkan sebesar Rp60 juta.
Untuk menghadapi kondisi darurat, pemerintah desa juga menyiapkan anggaran keadaan mendesak sebesar Rp126 juta serta penanggulangan bencana Rp2,094 juta.
Di sisi lain, penyertaan modal desa yang kemungkinan dialokasikan untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mencapai Rp180 juta. Sedangkan pemeliharaan saluran irigasi tersier/sederhana dianggarkan sebesar Rp25 juta.
Secara keseluruhan, penggunaan Dana Desa Brambang tahun 2025 menunjukkan fokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan kelembagaan dan pelayanan publik di tingkat desa.
Pemerintah desa diharapkan dapat merealisasikan anggaran tersebut secara transparan dan akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pimpinan Redaksi Media Faktakuat.com.
Adi W.













