PATI,Faktakuat.com – SMK Pelayaran Tayu, sebuah sekolah kejuruan swasta di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, tengah mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan COPS yang akan digelar di lima kecamatan berbeda. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi sekolah untuk menampilkan bakat siswa sekaligus memperkenalkan potensi pendidikan pelayaran kepada masyarakat luas.
Kepala SMK Pelayaran Tayu, Syaiful Huda, mengatakan bahwa sekolahnya telah menerima banyak permintaan dari berbagai desa untuk menghadirkan penampilan tim drum band mereka. Tingginya antusiasme masyarakat membuat pihak sekolah akhirnya merencanakan penampilan di lima lokasi selama periode April hingga Mei 2026.
“Di setiap lokasi, kami akan menurunkan sekitar 30 hingga 35 siswa, yang merupakan gabungan dari kelas 1, 2, dan 3. Ini bertujuan agar penampilannya lebih variatif dan solid,” ujar Syaiful.
Untuk memastikan penampilan yang maksimal, siswa telah menjalani latihan rutin dua kali dalam seminggu. Latihan tersebut mencakup teknik dasar drum band, penguatan kekompakan tim, serta pengembangan variasi formasi yang akan ditampilkan di lapangan. Selain itu, SMK Pelayaran Tayu juga menambahkan unsur atraksi, terutama pada bagian bass drum, yang menjadi daya tarik tersendiri dalam penampilan mereka.
Syaiful menjelaskan bahwa atraksi-atraksi yang ditampilkan merupakan ciri khas tim drum band SMK Pelayaran Tayu, yang membedakan mereka dari grup drum band lainnya. Selain mengandalkan ritme musik, para siswa juga menampilkan gerakan dinamis dan formasi menarik yang semakin memperkaya penampilan mereka.
Pengalaman tampil di berbagai acara sebelumnya menjadi modal penting bagi tim drum band ini. SMK Pelayaran Tayu, kata Syaiful, telah beberapa kali tampil di wilayah Kajen dalam beberapa tahun terakhir, sehingga mereka sudah terbiasa tampil di panggung terbuka dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Rangkaian penampilan drum band SMK Pelayaran Tayu akan dimulai pada 19 April 2026 di Kecamatan Gunungwungkal, kemudian dilanjutkan pada 3 Mei 2026 di Bulungan Tayu, 9 Mei 2026 di Bakalan, 16 Mei 2026 di Bendokaton, dan terakhir pada 23 Mei 2026 di Pakis.
“Setiap penampilan akan menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan para siswa sekaligus memberikan hiburan bagi warga setempat,” jelasnya.
Selain menjadi bagian dari kegiatan masyarakat, partisipasi dalam acara ini juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi bagi SMK Pelayaran Tayu. Melalui penampilan drum band tersebut, sekolah ingin memperkenalkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler unggulan yang dimiliki, serta menunjukkan bahwa sekolah ini tidak hanya berfokus pada pendidikan pelayaran, tetapi juga aktif dalam mengembangkan bakat dan kreativitas siswa di luar pelajaran formal.
Syaiful berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih mengenal SMK Pelayaran Tayu sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang keahlian pelayaran, tetapi juga dalam mengembangkan bakat siswa di bidang seni dan kreativitas.
“Selain menghibur masyarakat, kami berharap penampilan ini bisa menjadi daya tarik bagi calon siswa baru untuk bergabung dengan kami,” tambahnya.
Dengan persiapan yang matang dan pengalaman yang memadai, pihak sekolah optimis dapat memberikan penampilan terbaik di setiap titik kegiatan dan meninggalkan kesan positif di hati masyarakat. Sumber Adm.
Wartawan. (Adi).













