Semarang ,FAKTAKUAT.com –
Seorang wanita di Semarang harus mengalami 17 jahitan di wajah akibat tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh seorang jambret. Peristiwa tersebut menjadi viral setelah foto korban beredar luas di media sosial, memperlihatkan luka yang parah di wajahnya. Beruntung, polisi bergerak cepat untuk menangkap pelaku, yang kini telah diamankan.
Kejadian ini terjadi pada Rabu (5/4) siang, ketika korban yang sedang berjalan di sekitar kawasan pusat kota Semarang, mendadak diserang oleh pelaku yang diduga mencoba merebut tas miliknya. Dalam aksi kejahatannya, pelaku mengakibatkan korban terluka parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat dan mendapatkan perawatan medis.
Setelah kejadian viral, masyarakat langsung memberikan dukungan terhadap kepolisian yang segera bergerak cepat untuk mengungkap identitas pelaku. Tak lama setelah penyelidikan, polisi berhasil menangkap seorang pria berinisial R, yang diduga kuat sebagai pelaku jambret tersebut.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol.
Edi Heri Wahyudi. dalam konferensi pers mengungkapkan bahwa pihak kepolisian tidak hanya fokus pada penangkapan pelaku, tetapi juga berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. “Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat dalam memberikan informasi, dan berterima kasih atas kerja sama yang terjalin,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat, Bambang, memberikan apresiasi atas gerak cepat aparat penegak hukum. “Semoga aparat penegak hukum bisa terus mengayomi kami dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” kata Bambang.
Ia menambahkan, tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan sangat diperlukan untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini, dan akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pelaku dijerat dengan hukuman yang setimpal. Masyarakat pun berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, dan meminta aparat keamanan untuk semakin intens dalam menjaga ketertiban dan keamanan.
Tindak pidana penjambretan ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang berharga di tempat umum, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal di sekitar mereka.
(Adhi).













