banner 728x250

Ribuan Umat Ikuti Misa Kamis Putih di Kudus, Awali Trihari Suci

banner 468x60

KUDUS, Faktakuat.com – Ribuan umat Katolik mengikuti perayaan Misa Kamis Putih sebagai pembuka rangkaian Trihari Suci di Gereja Santo Yohanes Evangelista Kudus, Kamis (2/4/2026). Perayaan berlangsung khidmat dengan mengusung tema Paskah yang menekankan pentingnya menghadirkan masyarakat yang bahagia dan sejahtera.

Kabid Liturgi Dewan Paroki, Franciscus Xaverius Didik Setyawan, mengatakan bahwa Kamis Putih menjadi momen penting bagi umat Katolik untuk mengenang perjamuan terakhir Yesus bersama para murid-Nya.

Example 300x600

“Kamis Putih menjadi awal dari Trihari Suci. Dalam perayaan ini, kita mengenang kasih dan pengorbanan Yesus yang diwujudkan melalui Ekaristi,” ujarnya.

Untuk mengakomodasi tingginya jumlah umat, misa digelar dalam dua sesi, yakni pukul 17.30 WIB dan 20.30 WIB. Pada misa pertama, jumlah umat diperkirakan mencapai 1.500 hingga 1.800 orang.

Panitia juga menyiapkan sejumlah ruang tambahan di area gereja agar umat tetap dapat mengikuti ibadat dengan nyaman.

Salah satu rangkaian khas dalam perayaan Kamis Putih adalah prosesi pembasuhan kaki. Sebanyak 12 orang perwakilan umat dilibatkan untuk merepresentasikan para murid Yesus. Prosesi ini melambangkan kerendahan hati, pelayanan, serta kasih kepada sesama.

“Pembasuhan kaki menjadi simbol bagaimana kita diajak untuk saling melayani tanpa memandang status,” kata Didik.

Selain prosesi tersebut, perayaan juga diisi dengan Ekaristi dan penerimaan komuni. Setelah misa, umat mengikuti perarakan Sakramen Mahakudus yang ditempatkan di altar khusus sebagai bentuk penghormatan.

Rangkaian ibadat kemudian ditutup dengan tuguran, yakni kegiatan berjaga dan berdoa bersama hingga tengah malam. Tradisi ini dimaknai sebagai bentuk kesetiaan umat dalam menemani Yesus sebelum peristiwa penyaliban.

Tema Paskah tahun ini, menurut Didik, mengajak umat untuk tidak hanya berfokus pada kehidupan internal gereja, tetapi juga berperan aktif dalam kehidupan sosial.

“Kita diharapkan mampu hadir di tengah masyarakat, peduli terhadap sesama, serta ikut menciptakan kehidupan yang harmonis dan sejahtera,” ujarnya.

Melalui rangkaian ibadat ini, umat diharapkan dapat semakin menghayati nilai-nilai pengorbanan, kasih, dan pelayanan dalam kehidupan sehari-hari, baik selama masa Paskah maupun di luar perayaan tersebut. Sumber Adm. (Adhi).

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *