{"id":1498,"date":"2026-02-23T08:06:59","date_gmt":"2026-02-23T08:06:59","guid":{"rendered":"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498"},"modified":"2026-02-23T08:07:00","modified_gmt":"2026-02-23T08:07:00","slug":"kontroversi-lahan-200-hektar-di-selat-nasik-bang-obri-desak-transparansi-penuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498","title":{"rendered":"Kontroversi Lahan 200 Hektar di Selat Nasik, Bang Obri Desak Transparansi Penuh"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Belitung<\/strong> \u2013 Polemik rencana pengelolaan lahan seluas 200 hektar untuk perkebunan kelapa sawit di wilayah Selat Nasik, Kabupaten Belitung, menuai sorotan publik. Bang Obri, tokoh muda pesisir Pulau Mendanau sekaligus warga Desa Selat Nasik, angkat bicara terkait beredarnya nota kesepakatan antara Kepala Desa Anwar dan Direktur PT Sahabat Selaras Sejahtera, Hamsa Budiman.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Menurut Bang Obri, masyarakat hingga kini belum menerima penjelasan resmi mengenai isi, ruang lingkup, maupun dampak dari nota kesepakatan tersebut. Ia menilai, setiap kebijakan yang menyangkut pengelolaan lahan dalam skala besar harus melibatkan dan mendapatkan persetujuan terbuka dari warga.<\/p>\n\n\n\n<p><br>\u201cKami tidak pernah diberi penjelasan detail. Kesepakatan ini berpotensi melanggar hak-hak masyarakat jika dilakukan tanpa transparansi dan musyawarah,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Sorotan terhadap Klausul 30 Hari<br>Dalam dokumen yang beredar, tercantum klausul bahwa apabila dalam waktu 30 hari tidak ada persetujuan masyarakat, maka kesepakatan dianggap tidak berlaku. Klausul ini justru memunculkan pertanyaan di tengah warga, terutama terkait mekanisme sosialisasi, bentuk persetujuan, serta siapa yang berwenang mewakili masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Warga menilai, tanpa forum resmi dan berita acara musyawarah desa, sulit memastikan apakah proses tersebut telah memenuhi prinsip partisipatif sebagaimana diatur dalam tata kelola pemerintahan desa.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Berpotensi Bertentangan dengan Perda<br>Kekhawatiran publik semakin menguat karena adanya Peraturan Daerah Kabupaten Belitung Tahun 2013 yang melarang aktivitas perkebunan sawit dan pertambangan di wilayah tersebut. Jika benar terdapat rencana pembukaan kebun sawit, maka perlu ada klarifikasi terkait kesesuaian dengan regulasi yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Sejumlah warga menyebut pentingnya kajian hukum dan lingkungan sebelum keputusan strategis diambil, mengingat wilayah pesisir dan kepulauan memiliki kerentanan ekosistem yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Desakan Klarifikasi dan Penegakan Hukum<br>Bang Obri menegaskan bahwa masyarakat tidak menolak pembangunan, namun menginginkan keterbukaan penuh serta kepastian hukum. Ia mendesak Kepala Desa Anwar dan pihak investor untuk menyampaikan penjelasan resmi kepada publik.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Selain itu, warga juga meminta aparat penegak hukum dan pemerintah daerah turun tangan guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n<p><br>\u201cKami hanya ingin kejelasan. Jangan sampai ada keputusan besar yang diambil tanpa sepengetahuan dan persetujuan masyarakat,\u201d pungkas Bang Obri.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Desa Anwar maupun pihak PT Sahabat Selaras Sejahtera terkait polemik tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Pewarta : Jazid\/ Red<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belitung \u2013 Polemik rencana pengelolaan lahan seluas 200 hektar untuk perkebunan kelapa sawit di wilayah Selat Nasik, Kabupaten Belitung, menuai sorotan publik. Bang Obri, tokoh muda pesisir Pulau Mendanau sekaligus&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1497,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rop_custom_images_group":[],"rop_custom_messages_group":[],"rop_publish_now":"initial","rop_publish_now_accounts":[],"rop_publish_now_history":[],"rop_publish_now_status":"pending","kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[86,88],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-1498","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-faktakuat-com","category-hukum"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kontroversi Lahan 200 Hektar di Selat Nasik, Bang Obri Desak Transparansi Penuh - Berani I Jujur I Independen<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kontroversi Lahan 200 Hektar di Selat Nasik, Bang Obri Desak Transparansi Penuh - Berani I Jujur I Independen\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Belitung \u2013 Polemik rencana pengelolaan lahan seluas 200 hektar untuk perkebunan kelapa sawit di wilayah Selat Nasik, Kabupaten Belitung, menuai sorotan publik. Bang Obri, tokoh muda pesisir Pulau Mendanau sekaligus...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berani I Jujur I Independen\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-23T08:06:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-23T08:07:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/faktakuat.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260223-WA0036.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1599\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"899\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/?p=1498#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/?p=1498\"},\"author\":{\"name\":\"Admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/38ca60877dbe756a2275123c5a5d0ee6\"},\"headline\":\"Kontroversi Lahan 200 Hektar di Selat Nasik, Bang Obri Desak Transparansi Penuh\",\"datePublished\":\"2026-02-23T08:06:59+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-23T08:07:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/?p=1498\"},\"wordCount\":348,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/?p=1498#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/IMG-20260223-WA0036.jpg\",\"articleSection\":[\"Faktakuat.com\",\"Hukum\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/?p=1498#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/?p=1498\",\"url\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/?p=1498\",\"name\":\"Kontroversi Lahan 200 Hektar di Selat Nasik, Bang Obri Desak Transparansi Penuh - Berani I Jujur I Independen\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/?p=1498#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/?p=1498#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/IMG-20260223-WA0036.jpg\",\"datePublished\":\"2026-02-23T08:06:59+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-23T08:07:00+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/?p=1498#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/?p=1498\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/?p=1498#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/IMG-20260223-WA0036.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/IMG-20260223-WA0036.jpg\",\"width\":1599,\"height\":899},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/?p=1498#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kontroversi Lahan 200 Hektar di Selat Nasik, Bang Obri Desak Transparansi Penuh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/\",\"name\":\"Berani I Jujur I Independen\",\"description\":\"media siber independen yang menyajikan berita bernilai positif dengan menjunjung kode etik jurnalistik.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/#organization\",\"name\":\"Berani I Jujur I Independen\",\"url\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/cropped-cropped-IMG-20260212-WA0025-2-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/cropped-cropped-IMG-20260212-WA0025-2-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Berani I Jujur I Independen\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/38ca60877dbe756a2275123c5a5d0ee6\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3020ca0f2b5961637f3d46811ec21a863a64154ecd187546febaf5c237af5188?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3020ca0f2b5961637f3d46811ec21a863a64154ecd187546febaf5c237af5188?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3020ca0f2b5961637f3d46811ec21a863a64154ecd187546febaf5c237af5188?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/faktakuat.com\\\/?author=2\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kontroversi Lahan 200 Hektar di Selat Nasik, Bang Obri Desak Transparansi Penuh - Berani I Jujur I Independen","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kontroversi Lahan 200 Hektar di Selat Nasik, Bang Obri Desak Transparansi Penuh - Berani I Jujur I Independen","og_description":"Belitung \u2013 Polemik rencana pengelolaan lahan seluas 200 hektar untuk perkebunan kelapa sawit di wilayah Selat Nasik, Kabupaten Belitung, menuai sorotan publik. Bang Obri, tokoh muda pesisir Pulau Mendanau sekaligus...","og_url":"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498","og_site_name":"Berani I Jujur I Independen","article_published_time":"2026-02-23T08:06:59+00:00","article_modified_time":"2026-02-23T08:07:00+00:00","og_image":[{"width":1599,"height":899,"url":"https:\/\/faktakuat.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260223-WA0036.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498"},"author":{"name":"Admin","@id":"https:\/\/faktakuat.com\/#\/schema\/person\/38ca60877dbe756a2275123c5a5d0ee6"},"headline":"Kontroversi Lahan 200 Hektar di Selat Nasik, Bang Obri Desak Transparansi Penuh","datePublished":"2026-02-23T08:06:59+00:00","dateModified":"2026-02-23T08:07:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498"},"wordCount":348,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/faktakuat.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/faktakuat.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260223-WA0036.jpg","articleSection":["Faktakuat.com","Hukum"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498","url":"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498","name":"Kontroversi Lahan 200 Hektar di Selat Nasik, Bang Obri Desak Transparansi Penuh - Berani I Jujur I Independen","isPartOf":{"@id":"https:\/\/faktakuat.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/faktakuat.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260223-WA0036.jpg","datePublished":"2026-02-23T08:06:59+00:00","dateModified":"2026-02-23T08:07:00+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498#primaryimage","url":"https:\/\/faktakuat.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260223-WA0036.jpg","contentUrl":"https:\/\/faktakuat.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260223-WA0036.jpg","width":1599,"height":899},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/faktakuat.com\/?p=1498#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/faktakuat.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kontroversi Lahan 200 Hektar di Selat Nasik, Bang Obri Desak Transparansi Penuh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/faktakuat.com\/#website","url":"https:\/\/faktakuat.com\/","name":"Berani I Jujur I Independen","description":"media siber independen yang menyajikan berita bernilai positif dengan menjunjung kode etik jurnalistik.","publisher":{"@id":"https:\/\/faktakuat.com\/#organization"},"alternateName":"https:\/\/faktakuat.com","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/faktakuat.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/faktakuat.com\/#organization","name":"Berani I Jujur I Independen","url":"https:\/\/faktakuat.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/faktakuat.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/faktakuat.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cropped-cropped-IMG-20260212-WA0025-2-1.png","contentUrl":"https:\/\/faktakuat.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cropped-cropped-IMG-20260212-WA0025-2-1.png","width":512,"height":512,"caption":"Berani I Jujur I Independen"},"image":{"@id":"https:\/\/faktakuat.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/faktakuat.com\/#\/schema\/person\/38ca60877dbe756a2275123c5a5d0ee6","name":"Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3020ca0f2b5961637f3d46811ec21a863a64154ecd187546febaf5c237af5188?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3020ca0f2b5961637f3d46811ec21a863a64154ecd187546febaf5c237af5188?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3020ca0f2b5961637f3d46811ec21a863a64154ecd187546febaf5c237af5188?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin"},"url":"https:\/\/faktakuat.com\/?author=2"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktakuat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1498","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktakuat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktakuat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktakuat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktakuat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1498"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/faktakuat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1498\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1499,"href":"https:\/\/faktakuat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1498\/revisions\/1499"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktakuat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1497"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktakuat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1498"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktakuat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1498"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktakuat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1498"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktakuat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=1498"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}